ALLAH Menunggu Doá mu..
Adzan
zuhur sudah berkumandang , sesuatu yang ditunggu tunggu terutama saya ,, sebab
kesempatan untuk relaksasi dari penatnya fikiran dan mata memandang layar
monitor PC serta kerjaan yang tak kunjung habisnya. Pekerjaan dibirokrasi
sebenarnya tidak sesulit dan seribet dipekerjaan swasta atau BUMN . saya bisa
bilang begitu sebab saya sudah pernah bekerja di perusahaan swasta , sangat letih
sekali , bahkan harus begadang di lain waktu, dikejar deadline , harus bertemu dengan rekanan, koordinasi dengan rekan
kerja sepagi mungkin.. ondehhh .
Sebenarnya pekerjaan di PNS
ini gak susah , Cuma birokrasinya yang njelimet,
peraturan dan koordinasi antar lintas sektor yang sangat sangat susah.. cueknya
atasan dengan kondisi yang ada,, mereka duduk manis tinggal perintah , nasib
yang bawahan...? remuk redam..saling lempar lemparan tanggung jawab .
pemeriksaan yang tiada habisnya,, inspektorat , BPKP , BPK, Jaksa dan pihak
lain , sangat wajar kalau saling lempar tanggung jawab , di lingkungan PNS
apalagi struktural , mereka takut salah ancamannya penjara dan diberhentikan , hukuman disiplin, disini prinsipnya siapa
yang ngerjakan dia yang nyelesaikan ,, sampai akhir , kan jancuk.
Kalau swasta, yang penting
hasilnya, outputnya, prosesnya ya
terserah kita, misal atasan bilang gini, ‘ mas mei kamu kerjakan ini ya, layout atau site plan , orang dinas minta 5 hari lagi’
selama lima hari ya saya kerjakan , mau dimanapun,
drumah, dilapangan , mau saya lembur ataupun
tidak lembur ,, intinya lima hari barang ini selesai tanpa ada aturan dan tupoksi serta
aturan yang njelimet. kalau di birokrasi
kerja bagus administrasi kacau , zonk..
siap siap diperiksa mengembalikan uang, atau yang parah di penjara dan
diberhentikan . Mereka ndak mikir ada
anak dirumah yang dikasih makan.. ada istri yang dikasih makan juga,, istri Cuma
Ibu Rumah Tangga , kalau suami dipenjara ?? makan apa CUK..??
Ya
gini , sebenarnya saya gak mau marah ataupun saya curhat , tapi ya sya emosian
, hehheh .. oke pada intinya saya mau
bahas yang sahalat zuhur tadi ,
Kita
ketika Boss atau atasan manggil, sangat cepat sekali kita turuti perintahnya ..
jangankan Boss, aturan finger print yang
notabene itu adalah mesin, kita rela menurutinya,, bukan tanpa alasan, ya
karena kalau kita rajin tepat waktu absen , maka kinerja kita bagus , dan
tunjangan kita full juga tanpa ada
potongan ,,
Tapi
ini Allah loh yang manggil,, adzan berkumandang ,, kalau kaum wanita oke,
mereka shalat dirumah sunnahnya,, tapi
yang laki laki, koq mereka bisa tenang yaa ada adzan kumandang, padahal Allah
itu maha besar , pencipta langit dan bumi,, lebih besar karunianya dari sekedar
harta dan benda ,, allah kasih kita OTak , nafas 24 jam, nyawa, dan masih
banyak nikmat lainnya yang kita gak bisa hitung,
و“Dan
jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan
jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
(QS. An Nahl: 18).
Apakah kita tidak malu kepada yang menciptakan kita dengan sebaik
baik penciptaan ini?? Kita hidup ini jelas jelas untuk beramal dan menyembah
kepada Allah , kita hidup ini Cuma untuk ibadah , setiap tarikan dan hembusan
nafas kita ya itu seharusnya diniatkan ibadah, kerja kita ibadah, tidur kita
ibadah, makan kita ibadah , berkumpul dengan kawan ibadah , kalau kita sadar
semua ini ibadah kita selalu hadirkan Allah ada disetiap langkah kita.
“Dan Aku tidak
menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.”
(QS. Adz Dzariyat: 56)
“Sesungguhnya
Allah Maha Mengawasi kamu sekalian” (QS an-Nisaa’:1).
Jika setiap kita menyadari
bahwasanya Allah mengawasi kita , ndak
mungkin kita mau korupsi , ndak mungkin
mau mencuri dan berbuat asusila lainnya , saya rasa sama dengan umat beragama
lainnya , jika dihadirkan Tuhan dalam hidupnya, niscaya selalu berhati hati
dalam ataupun betindak ,, selain itu
juga kita kan merasa lebih tentram sebab Allah selalu ada buat kita pertolongan
Allah sangat nyata.
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk
surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang
terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta
digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang
yang beriman bersamanya: ‘Bilakah datangnya pertolongan Allah.’ Ingatlah, sesungguhnya
pertolongan Allah itu amat dekat. (QS. Al-Baqarah: 214)
Komentar
Posting Komentar