KONSEP REZEKI....

 

Jika kita mempelajari konsep rezeki  dalam Islam sungguh luar biasa,, inti nya untuk menjadi berkah dan bertambahnya nikmat kita harus memberi  terlebih dahulu, setelah memberi maka  kita kan mendapat balasan dari apa yang kita beri itu, balasan nya pun akan dilipat gandakan ,,

Dalam  matematika , kita selalu belajar cara menambah, mengurang , mengali dan membagi,, iyakan...??

Nah dalam kehidupan sehari  hari  kita senang  kalau harta kita bertambah . iya tak??, kita juga ingin harta kita berlipat lipat untungnya, ? bener kan ? Misal ni ya kita ambil contoh , untuk pengusaha, pasti ingin mendapatkan untung yang sebesar besarnya dengan modal yang sekecil kecilnya, modal 100 ribu ingin dapat untungnya dua kali lipatnya,, wajar sih,, itu manusiawi namanya ,,,

Dan sebaliknya , kita takut sekali uang kita berkurang, kita bahkan harus mikir dua kali untuk menyisihkan sebagian harta kita untuk kegiatan amal, kita senang mendapatkan notifikasi di  SMS Bangking jika ada uang masuk, sangat mikir untuk mentrasfer uang ke donasi dan infaq jariyah.

Padahal dalam matematika Allah , justru untuk memperbanyak harta kita akan mendapat timbal balik yang banyak, ada aksi ada reaksi,,

Dalam Q.S Ibrahim ayat 7 , jelas sekali , kalau kita bersyukur maka Allah akan menambah nikmat, kalau kufur AzabNya sungguh Pedih,,

Kata kuncinya bersyukur , aktualisasinya bagaimana,??? jelas kita sudah Allah berikan nikmat, di nikmat itu apakah kita tidak berfikir ada sebagian rezki orang lain, ada hak anak yatim, ada hak orang faqir, ada hak orang miskin, dengan memberi kepada yang berhak menerimanya pasti Allah akan menambahkan rezeki yang luar biasa berlipat , ingat!! rezeki tidak hanya dalam bentuk materi seperti uang, harta benda. Mendapatkan teman yang Saleh , memiliki badan sehat disaat musim penyakit, dimudahkan urusan, dimudahkan karir, mendapat jodoh yang baik, orang tua diberi kesehatan , dan masih banyak lainnya, itu termasuk rezeki, terutama nih di musim pandemi COVID -19 , disaat orang lain terkena dampak, baik  dampak penyakitnya maupun dampak dari ekonominya karena social distancing,, kita yang tidak terkena dampaknya, agak lah sedikit rasanya memberikan bantuan. Coba perhatikan tetangga kanan kiri kita, ada yang kena imbas ,,?? berbagilah sedikit

Dalam Surat Al Baqarah ayat 261 , jelas , Allah akan lipat gandakan seperti satu bulir benih yang akan tumbuh 7 bulir dan akan terus tumbuh lagi,, tidak ada kata rugi dengan kita berbagi.

Coba liat disekitar ada yang lagi bangun masjid, pesantren, atau panti asuhan misalnya , apa salahnya kita berkontribusi,, bukankah amal jariyah termasuk yang tidak putus keberkahannya sampai kita mati selain dari anak yang soleh dan ilmu yang bermanfaat .???

Berinfaq dan bersedekah itu efeknya luar biasa , selain menambah rezeki , juga bisa dijadikan investasi akhirat, katakanlah, kita berinfaq 50 ribu, kalau di belikan batu bata paling Cuma dapat 70 buah batu bata, kalau ditegakkan paling cuma dapat satu meter persegi dinding , tapi selagi masjid itu berdiri kokoh dan ada bagian dari harta kita disana, itulah yang menolong kita saat mati dan kehidupan diakhirat nanti, harta bisa dibawa mati,, kata siapa??? Dengar saja ulama atau ustadz saat ceramah , caranya bagaimana?? Ya dititip kemana ya?? proyek amal  dong,,

Sedekah ataupun infaq serta zakat, selain kaitannya dengan Hablumminallah, juga bisa Hablumminannas,, bayangkan, di suatu daerah, jika kita perhatikan ada banyak profesi, ada PNS, developer, konsultan, wirausaha, wiraswasta , petani dan lain lain, cukup sisihkan uang 50 ribu saja tiap bulan minimal atau 20 ribu sajalah,, uluhhhhh... berapa hasilnya..?? cukup untuk memebri baju sekolah anak miskin, cukup membantu orang kelaparan, sejahtera  masyarakatnya,,

Kami pernah membuat semacam donasi  semacam bentuk syukur kami karena kami lulus PNS, kami angkatan 2018 PNS pemda Mukomuko berjumlah 242 orang , 100 ribu saja kami satu orang , terkumpul 24, 2 juta,, itu baru bagian kecil dari warga masyarakat mukomuko , kalau semua sektor , seperti yang saya bilang tadi , ada berbagai macam profesi berinfaq , saya yakin MAKMUR dan SEJAHTERA masyarakatnya,,

Yakinlah jika masyarakat suatu negeri bersyukur , maka Allah limpahkan keberkahan, harta itu penting dalam kehidupan sehari sehari, jelas, untuk belanja , makan anak istri, sekolah anak , bahkan untuk berhaji kita butuh harta  , tapi jangan lah sampai mendewakan harta,.

Yuk mari para dermawan kita saing berbagi ,.

Semoga Allah merahmati kita semua ,...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peringatan Isra Miraj 1447 H

ATURAN YANG DILANGGAR

Kembali kepada Allah